Keyword Research : Cara Riset Keyword Dengan / Tanpa Tools

Keyword Research : Cara Riset Keyword Dengan / Tanpa Tools

Riset Keyword : Dalam tutorial kali ini guru blogger akan membahas tentang bagaimana cara riset keyword / kata kunci.

Dan seperti sudah sering saya bahas dalam beberapa kesempatan, terkadang kita tahu "bahkan sangat mengerti" tetapi pada saat diminta untuk mendeskripsikan justru bingung, "keyword adalah salah satunya"

Jadi... Apa itu keyword? Apa itu kata kunci? contoh keyword itu bagaimana?

Menurut guru blogger : pengertian keyword atau kata kunci adalah sebuah frase, kata, atau kalimat yang digunakan untuk mendeskripsikan sebuah konten baik itu berupa tulisan, gambar, video atau bentuk lainnya dalam sebuah pencarian pada mesin pencari.

Contoh Keyword :

Ketika kita memiliki sebuah kebun kosong lalu ingin merubahnya menjadi kebun pisang, maka ketika kita mencari informasi di internet, dan biasanya yang kita ketik adalah "cara menanam pisang"

Dari sudut pandang search engine, kita sedang mencari konten "cara menanam pisang". Setelah ditekan entar maka seluruh konten tentang menanam pisang akan ditampilkan pada hasil pencarian

itulah yang dinamakan keyword

Cara Kerja Keyword

Duluan mana telur atau ayam?

Itulah dilema yang saya hadapi ketika hendak menjelaskan tentang bagaimana keyword tercipta

Apakah lebih dulu orang mencari di google atau lebih dulu kontennya dibuat?

Mari kita pakai opsi mudah dengan memilih "duluan orang mencari", dengan demikian cara kerja keyword kurang lebih akan terlihat seperti ini : cara-kerja-keyword

Dari gambar diatas, bisa diartikan bahwa para blogger membuat konten sesuai dengan "informasi" yang dibutuhkan dan dicari oleh para pembaca

Tools Riset Keyword

Berdasarkan ilustrasi gambar cara kerja keyword diatas, maka kita butuh tools untuk melakukan analisa keyword

Kenapa butuh tools untuk Riset Keyword?

Untuk mengetahui jumlah keyword yang telah direkap oleh google maupun search engine lain kita butuh keyword tools

Dengan begitu kita mengetahui informasi apa saja yang dibutuhkan dan banyak dicari di internet, bila kita mampu dan kompeten tentu saja kita bisa membuat konten tersebut

Banyak sekali tools riset keyword yang beredar di internet, namun hal terpenting yang harus ditekankan di awal adalah "konsisten hanya gunakan 1 metode", ingat 1 metode bukan 1 tools

Beberapa tools riset keyword gratis yang biasanya digunakan oleh para blogger adalah :

Google Keyword Planner

Google keyword planner adalah tools milik google yang bisa digunakan secara gratis bila teman teman telah terdaftar di dalam google Ads

Dimana tempat daftar google keyword planner?

Teman teman bisa mendaftar secara gratis disini

Kenapa waktu daftar saya harus bayar?

Silahkan set pembayaran pada transfer manual dan teman teman bisa melangkahi step tersebut, setelah berhasil daftar selanjutnya tinggal membatalkan order.

Tampilan hasil riset keyword dengan Google Adword Planner adalah seperti ini : tools-riset-keyword

Ubersuggest

Ubersuggest adalah tools riset keyword berbayar yang dikembangkan oleh neil patel (blogger asal inggris yang tinggal di USA) setelah diakuisisi pada 2017

Kisah neil patel bisa dibaca disini, untuk mendaftar ubersuggest bisa dilakukan disini

Ubersuggest juga bisa digunakan secara free (dengan batasan akses harian) namun bila ingin akses unlimited untuk seumur hidup, teman teman bisa mendaftar dengan biaya kurang lebih 1.700.000 rupiah

Hasil riset keyword untuk cara menanam pisang menggunakan ubersuggest terlihat sperti inia : ubersuggest-keyword-tools

Google.com

Tools ketiga tentu saja dari search engine itu sendiri

Kenapa pakai google?

Google kita gunakan sebagai alat untuk mengamati bagaimana aplikasi keyword dalam algorithm mesin pencari, bagaimana google menampikan keyword dalam kategori tertentu

Konten berbentuk video, gambar, online shopping, pertanyaan, tips, artikel, dll semuanya ditampilkan dengan gaya berbeda

Saat teman teman membuat sebuah artikel dan menanam keyword dengan cara konten video atau online shop, maka sudah jelas artikel kita akan tenggelam (lihat konteks nya secara langsung)

Tools Keyword Lainnya

Banyak tools lain yang bisa digunakan gratis seperti milik Moz, Ahref, dll

Namun kelemahan menggunakan banyak tools adalah membuat kita semakin bingung dan enggan mulai menulis kontennya (sibuk riset seharian ngga nulis nulis)

Apapun tools yang dipakai gunakan secara konsisten dan biasakan jangan berpindah pindah dan terlalu banyak

Cara Riset Keyword

Banyak sekali cara dan metode riset keyword yang beredar di internet, namun cara ini lah yang works untuk blog saya

Bila teman teman tertarik menggunakan teknik seo ini, beginilah cara saya meriset keyword untuk setiap artikel yang saya tulis

Gunakan Tools Untuk Mencari Keyword Utama

Seperti terlihat pada gambar sebelumnya, hasil riset keyword antara ubersuggest dengan keyword planner sangat berbeda, tools lain pun akan memberi hail yang berbeda

Oleh karena itu konsisten memakai 1 buah tools saja untuk riset keyword utama, dalam contoh kali ini saya akan mencotohkan penggunaan keyword planner cara-riset-keyword

Memilih Keyword Turunan

Dari hasil riset keyword utama, kita dihadapkan pada banyak pilihan frase yang berbeda (perhatikan kolom average monthly searches dan competition)

Pilihannya adalah menarget keyword dengan banyak pencarian namun sangat kompetitif

Atau

Menarget keyword dengan sedikit pencarian namun tidak kompetitif

Pilih yang mana?

Sebaiknya kita mempertimbangkan hal tersebut berdasarkan "Data Riset Terbaru" tentang ctr (Click Trough Rate) ctr-keyword

Berdasarkan data riset terbaru dari sistrix, diketahui bahwa dalam pencarian organik 62,7 persen orang yang mencari informasi dengan google search melakukan klik di 3 besar hasil pencarian dengan distribusi sebagai berikut :

  1. 34.2 % Melakukan klik di peringkat 1 google
  2. 17.1 % Melakukan klik di peringkat 2
  3. 11.4% Melakukan klik di peringkat 3
  4. Sisanya 38,3% tidak tertarik melakukan klik, melakukan klik di iklan google, atau klik peringkat 4 kebawah.

Hasil riset tersebut valid dan dirujuk salah satunya oleh Search Engine Land

Berdasarkan uraian diatas bisa kita tarik kesimpulan awal bahwa "Percuma membuat artikel bila tidak masuk dalam 3 besar peringkat google"

Itulah kenyataan pahit yang harus kita telan mentah mentah "untuk saat ini"

Aduh kok ngeri pak guru? apa mending pensiun dini dari dunia blogger?

Itulah mengapa setiap topik konteksnya harus diperhatikan :D

Artinya adalah, lebih baik menulis artikel dengan keyword volume 1000 persaingan 2 daripada volume 10,000 dengan tingkat persaingan 14

Volume pencarian besar kalau tidak masuk 3 besar google, maka hasilnya tidak jauh jauh dari 0 klik

Volume pencarian kecil hanya 1.000 kalau berhasil masuk di 3 besar maka "ada klik", misalkan kita berhasil meraih 2% klik (20 klik) X 300 artikel = 6.000 kunjungan/hari

Jadi kata kunci yang kita pilih untuk di tulis dalam contoh kita kali ini adalah "Cara Menanam Pisang Terbalik"

Riset Keyword dengan Google

Terus terang saya juga baru tau ada pisang ditanam dengan terbalik ketika membuat artikel ini, jadi maaf saya nulisnya sambil senyum senyum :D

Karena kita sudah memilih the real keyword, maka kita melakukan riset ulang namun dengan tools yang berbeda yaitu google.com

Catatan :

Ketika melakukan riset dengan google perhatikan google mana yang hendak ditarget. Apakah google.com, google.co.id, atau google negara lain (karena hasilnya akan berbeda)

Selalu gunakan mode incognito (mode menyamar tanpa browser chache) dan coba akses menggunakan browser yang berbeda (chrome firefox ie dll)

Untuk riset keyword menggunakan google cukup mudah, ketik kata kunci yang diterget kemudian tekan enter hasilnya akan terlihat seperti gambar dibawah ini (silahkan dicoba!): cara-riset-keyword-dengan-data

Nha mulai ruwet, apa maksud dari gambar diatas?

Dari gambar diatas kita mendapatkan beberapa kata, frase, dan kalimat yang oleh google diartiken sebagai "cara menanam pisang terbalik", diantaranya adalah :

Keyword Di Judul Artikel

Long Tail Keyword :

  1. Cara Menanam Pisang Dengan Bonggol Terbalik
  2. Cara dan Tehnik Penanaman Pohon Pisang
  3. Cara Unik Menanam Pisang Dengan Bonggol Terbalik

Short Tail Keyword :

  1. Cara
  2. Menanam
  3. Penanaman
  4. Menanam Pisang
  5. Pohon Pisang
  6. Terbalik
  7. Bonggol Terbalik

Kita telah mendapatkan semua keyword utama yang oleh google dikenali sebagai pencarian "cara menanam pisang terbalik" 

Perhatikan rangkaian kata kata yang di tebalkan, walaupun terpenggal kata lain namun google berhasil mengenalinya sebagai "cara menanam pisang terbalik" teliti gambar diatas "perhatikan dengan seksama"

Ini hanya sebuah permainan menyusun kata, teman teman bisa menggunakan hasil riset keyword tersebut untuk membuat judul di artikel yang akan teman teman publikasikan

Lalu saya harus pilih judul yang mana?

Teman teman bisa melakukan eksperimen sendiri (karena judul artikel bisa diubah sewaktu waktu), bila hasilnya kurang memuaskan kita tinggal meng update judul artikel.

Hal yang harus diperhatikan adalah hasil riset keyword didokumentasikan dan disimpan dengan baik

Karena bila gagal tembus nomer 1 google kita tidak perlu riset ulang tinggal membuka hasil riset sebelumnya dan menemukan di poin mana kita melakukan kesalahan.

Kalau guru blogger bagaimana?

Kalau saya akan menggunakan judul seperti ini :Cara Menanam Pisang Terbalik Dengan Bonggol Berada Di Atas

Saya menggunakan semua keyword yang berhasil kita temukan (minus pohon), kenapa saya melakukannya seperti itu? alasan saya adalah ini : cara membuat judul artikel

Keyword Dalam Deskripsi

Selain keyword yang terletak pada judul, kita juga telah menemukan keyword yang dipakai didalam deskripsi penelusuran

Hasil riset keyword dalam deskripsi diantaranya adalah

Long Tail Keyword :

  1. Cara menanam pohon pisang dengan sistem tanam terbalik
  2. Cara penanaman pisang dengan metode bonggol terbalik .... ..  .menanam

Perhatikan kata yang dicetak tebal, bandingkan dengan gambar hasil pencarian.

Short Tail Keyword :

  1. Cara menanam pohon pisang
  2. Cara penanaman pisang
  3. Sistem tanam terbalik
  4. Metode terbalik
  5. Metode bonggol terbalik
  6. Proses menanam

Karena kita hendak fokus di keyword "terbalik" maka dalam penerapannya kita wajib menggunakan frase yang mengandung kata "terbalik" perhatikan frase yang di bold diatas.

Penggunaan kata kata "diterapkan di thailand" juga sangat menarik bagi orang yang membaca deskripsi tersebut.

Buat deskripsi yang menarik dan aplikasikan short tail dan long tail keyword diatas dengan ketentuan :

  1. Dilarang menggunakan semua keyword yang ditemukan (jangan mengulang keyword)
  2. Sebisa mungkin letakkan keyword utama di awal kalimat
  3. Wajib enak dibaca oleh manusia dan mendorong orang untuk melakukan klik, (metode thailand bisa ditiru)

Sampai disini apakah riset kata kunci sudah selesai?

Sayangnya belum, ada 1 metode lagi yang harus teman teman aplikasikan pada saat melakukan riset keyword, yaitu mengekstrak keyword dari konten.

Apakah ada toolsnya?

Saya menyarankan untuk tidak menggunakan tools apapun (Peringatan Keras)

Kenapa?

Agar teman teman tahu bagaimana "konteks" peletakan keyword, dan di bagian mana letak nya !!

Asal meletakkan keyword dan memperbanyak pemakaian keyword hanya akan terdeteksi sebagai keyword stuffing (siap siap kena penalti dan terlempar ke halaman akhir).

Riset Keyword Tanpa Tools

Step terakhir adalah melihat keyword secara langsung tanpa tools apapun

di masa awal menggunakan metode ini teman teman akan sedikit bingung, namun seiring berjalannya waktu skill dan insting secara otomatis akan terasah.

Silahkan klik di peringkat 1 hasil pencarian kemudian lakukan pengamatan secara langsung di web tersebut.

Keyword : Cara Menanam Pisang Terbalik

Klik halaman nomer 1 google.

Selanjutnya gunakan ctrl + f kemudian lakukan inspeksi atas keyword yang sebelunya sudah dilakukan riset (short tail + long tail). riset-keywords-tanpa-tools

Dari studi kasus riset keyword secara langsung kita akan memperoleh data mining yang berharga.

Kata "terbalik" hanya digunakan 7 kali didalam konten dengan frase dan penempatan sebagai berikut :

  1. cara-menanam-pisang-dengan-bonggol-terbalik (di url)
  2. Cara Menanam Pisang dengan Bonggol Terbalik (di breadcrumb)
  3. Cara Menanam Pisang dengan Bonggol Terbalik (di judul)
  4. Menanam pisang dengan bonggol terbalik (di artikel dengan bold)
  5. Cara menanam pisang dengan bonggol terbalik (sebagai subheading)
  6. Mengapa kita harus mempelajari cara menanam pisang dengan bonggol terbalik? (dengan tanda tanya)
  7. Dengan posisi yang terbalik
  8. Demikian artikel tentang cara menanan pisang dengan bonggol terbalik (di closing statement)

Dengan melakukan riset secara langsung, teman teman akan mengerti "konteks" bagaimana keyword tersebut digunakan dalam sebuah artikel.

Perhatikan apakah keyword diletakkan di judul, di sub heading, di breadcrumb, di garis tebal, di alt gambar, di title tag gambar, dll

Apakah sampai disini riset keyword sudah selesai?

Sayangnya belum, teman teman harus melihat keyword yang tersembunyi dalam kode html

Keyword tersebut tersembunyi dari penglihatan karena memang tidak terlihat sebagai tulisan, bisa saja disembunyikan di dalam title tag, video, pdf, gambar (biasanya dalam bentuk alt atau filename) atau media lain

Untuk melihatnya silahkan klik kanan halaman yang hendak diinspeksi kemudian klik view source

Selanjutnya cari keyword menggunakan ctrl + F

Contoh hasil riset keyword tanpa tools hanya melalui source html, teman teman bisa mencobanya langsung cara-riset-keyword-tanpa-tools-html

Apakah sudah selesai?

Sudah :D

Setelah melakukan riset keyword, jangan lupa untuk menyimpan keyword hasil riset dalam file yang rapi, hal ini mengantisipasi apabila dalam aplikasinya google masih bingung dengan konten yang kita buat

Bila hal yang tidak diinginkan terjadi silahkan buka kembali file hasil riset kemudian switch frase, kata, atau kalimat dengan frase lain di daftar keyword, mungkin kesalahannya hanya sebatas pemilihan frase yang tepat.

Sebenarnya semua ini tentang apa? Apa bedanya teknik riset keyword guru blogger dengan blog lain?

Guru Blogger : Sebenarnya semua ini hanya tentang cara berfikir dan berlogika

Kesalahan blogger pemula adalah bingung ketika harus berbicara dengan google (semua tools dan semua tips dipakai), Mereka lupa bahwa rank 1 2 dan 3 dalam pencarian adalah blog blog yang sudah dimengerti oleh google

Berbicaralah kepada google dengan cara mereka (rank 1 2 3) google akan mengerti

Catatan : Ini bukan tipe artikel yang mudah diaplikasikan sekali baca (ulangi dan praktekkan), teman teman akan mengerti apa yang saya maksud !

Komentar
Silahkan, saya ga nggigit !
  1. gretonger pilih ggogle planner dah ajibb gan

    BalasHapus
  2. Sumpah lah hu daging semua isi artikel nya, semoga bermanfaat buat saya pribadi untuk tidak asal-asalan buat riset keyword. Amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe iya mas moga manfaat, saya biasanya riset kw ya kayak yang diatas.

      Hapus
  3. Cari setingan riset keywordnya dimana suhu saya masih sangat baru.🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. https://ads.google.com/aw/keywordplanner/home klo blum login tidak bisa langsung kesitu, login dulu baru ke url itu

      Hapus
  4. Apakah dengan menebar keyword sedikit lebih banyak dibanding kompetitor bakal berpotensi menggeser mereka? (Misal di contoh tadi ada 7 yg kelihatan, jadi kita nebarnya 8 keyword)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih banyak tidak berarti dimengerti google sebagai "lebih baik", konteks yang saya coba sampaikan adalah rank 1 2 dan 3 telah dimengerti oleh google

      Gunakan bahasa mereka, google akan mengerti artikel kita.

      Kalau bisa dibaca ulang artikelnya mas, no offence...tapi dalam konteks yang coba saya sampaikan di artikel ini ada beberapa hal yang baru akan dimengerti bila sambil riset sendiri.

      Coba buka di tab baru dan gunakan keyword yang sama untuk riset sendiri.... it works

      cheers

      Hapus
  5. Hehe siap mas. Saya cuma jadi penasaran aja sih dengan potensinya. Ya mungkin saja dengan menambah "sinyal penguat" Google semakin mengenali konten kita dengan baik. Tapi ya betul balik lagi rahasia dapur Google memang sangat menarik untuk dipelajari.
    Trims mas sharingnya 👍👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe kita tidak akan pernah tau sebelum mencobanya ya kan, dicoba ajah :D

      Alghorithm dan SEO itu dinamis, berubah seiring waktu.

      Yang ngga berubah cuma nomer 1 2 dan 3, penghuninya bisa saja berubah tapi 1 2 3 adalah blog yang sesuai dengan artificial learning machine nya si google... thats fact (bukan opini)

      Bicaralah dengan cara mereka, tiap niche beda algorithm jadi jangan menggeneralisir semua topik.

      Hapus